5 Medical Check Up Yang Penting Anda Lakukan

       Masyarakat  sudah tidak asing lagi dengan istilah medical check up. Layanan kesehatan ini merupakan tindakan untuk menjaga kesehatan. Karena, bagaimanapun mencegah lebih baik dari mengobati, karenanya setiap orang perlu memahami kebutuhan akan ini. 

       Maka tak heran bila paraptaktisi kesehatan menyarankan agar tes kesehatan rutin dilakukan. Terutama bagi orang yang berusia diatas 40 tahun, cek kesehatan seakan jadi keharusan. Dengan medicak check up masalah kesehatan akan terdeteksi lebih awal, sehingga dapat segera dilakukan penanganan.


       Berbagai bentuk pemeriksaan dalam medical check up itu, bisa berupa pemeriksaan fisik, labolatorium, dan ultrasonografi (USG). Melanie Helken dalam Yahoo health menyampaikan beberapa bentuk pemeriksaan regular yang perlu dilakukan.

1. Pemeriksaan Kolesterol
       Ini ya, udah pada tahu belom kolesterol itu apa? Kolesterol adalah sejenis protein dalam darah yang menumpuk di pembuluh arteri. Mengetahui kadar kolesterol darah dapat menjadi cara terbaik untuk mengetahui ataupun mengindari penyakit jantung. Ada dua jenis kolesterol yaitu high desinty lipoprotein (HDL) dan low desinty lipoprotein (LDL). HDL memberikan dampak baik bagi kesehatan karena melindungi dari penyakit jantung. Sedangkan LDL beresiko terhadap penyakit jantung.
       Dalam keadaan sehat, kadar kolesterol normalnya kurang dari 200 mg/dl, dengan LDL optimal kurang dari 100 mg/dl dan HDL lebih dari 60 mg/dl. Peneriksaan kolesterol sebaiknya dimulai ketika berusia 20 tahun dan dilakukan setiap lima tahun.  Namun, jika pemeriksaan menunjukkan kondisi buruk, umumnya dokter menyarankan untuk melakukan tes ulang setiap enam bulan sampai satu tahun.


2. Tekanan Darah
       Meski sederhana, melakukan pemeriksaan darah secara teratur termasuk usaha menjaga kesehatan sekarang dan masa depan. Para ahli menyarankan agar seseorang mampu menjaga tekanan darah pada kondisi normal yaitu di angka 120/80 mmHg. Karena orang yang memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi beresiko terjadi serangan jantung dan stroke. Pemeriksaan ini dapat dilakukan pada semua usia dan sebaiknya dilakukan secara rutin dalam setahun.

3. Skrining Diabetes
       Diabetes tergolong penyakit berbahaya, khususnya jika terdapat riwayat keluarga yang menderita penyakit itu. Maka pada usia 45 tahun seseorang perlu oeduli terhadap resiko atau gejala penyakit tersebut. Skrining diabetes diperlukan agar penyakit tersebut dapat diatasi sebelum berkembang lebih parah. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan tiga tahun sekali.


4. Tes Kepadatan Tulang
       Hilangnya kekuatan tulang atau osteoporosis termasuk penyakit yang tidak boleh diabaikan. Di usia 65 tahun keatas, orang beresiko menderita penyakit tersebut. Karena itu perlu dilakukannya pemeriksaan khusus yang disebut dual-energh X-ray (DXA). Dengan begitu, pasien dapat langsung berkonsultasi dengan dokter tentang usaha menjaga atau mengembalikan kepadatan tulang.

5. Tes Vitamin D
       Melanie juga menambahkan bahwa vitamin D adalah nutrisi penting yang membantu mempertahankan tulang, melindungi terhadap kamker, dan infeksi lain. Sebuah penelitiam menunjukkan bahwa orang yang memiliki kadar vitamin D rendah lebih tinggi terkena serangan jantung.
       Ketika melaksanakan pemeriksaan darah  orang dapat pula mengetahui tingkat vitamin D dalam darah. Kadar vitamin D yang normal yaitu lebih dari 30ng/ml. Para dokter merekomendasikan tes tahunan ini pada orang berusia 45 tahun keatas.

       Mengingat sangat pentingnya menjaga kesehatan, beberapa tes tersebut perlu dilakukan dalam medical check up. Namun, tidak hanya itu, masyarakat dapat pula melakukan pemeriksaan lain yang lebih mendalam seperti skrinning untuk mendeteksi resiko kanker, tes mata, ataupun tes pendengaran.

Sumber:
Koran Suara Merdeka edisi 13 Feb 2018 hal 13

Baca Juga:


1 Response to "5 Medical Check Up Yang Penting Anda Lakukan"

  1. With everything taken into account, a facility programming is an aid for the whole social insurance industry. Free online TCM diagnose

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel